Project Profil Penguatan Pancasila yang kedua terletak pada dimensi Kreatif, Mandiri, Bernalar Kritis yang bertemakan Kewirausahaan dimulai dari bulan Oktober 2022 hingga Januari 2023. Pelaksanaan P5 ini berlangsung setiap hari Rabu. Pada projek kedua ini, seluruh siswa kelas VII ditugaskan untuk membuat makanan atau minuman fermentasi. Tiap kelas terdiri dari 5 kelompok yang beranggotakan 4-5 siswa. Persiapan terkait program P5 dimulai dari penyusunan teknis program oleh Waka Kurikulum beserta tim pengembang kurikulum. Hasil dari proses tersebut, disosialisasikan kepada guru yang terlibat dalam P5 kali ini. Lebih lanjut, guru akan memberi bimbingan dan pendampingan kepada siswa selama pelaksanaan. Pendamping P5 kali ini yaitu:

Elisa Marhamah

Raden Mustafa (koordinator)

Margareta Retno Arum (pendamping kelas 7 A)

Novita Son (pendamping kelas 7 B)

Theresia Novita (pendamping kelas 7 C)

Dwi Novi Anggraheni (pendamping kelas 7 D)

 

Kelompok 7 A membuat tapache, yogurt, roti sobek, dan the kombucha

Kelompok 7 B membuat yogurt, tauco, tape singkong, the kombucha, dan yakult

Kelompok 7 C membuat minuman sima, keju, the kombucha, yogurt, minuman pisang batu

Kelompok 7 D membuat tape uli, natto, tape ketan, tape singkong, dan the kombucha

 

 

 

 

 

 

Setelah mereka selesai membuat projek makanan atau minuman fermentasi, hasil karya tiap kelompok dibawa ke sekolah untuk disajikan kepada Bapak Ibu guru. Sebelum presentasi kelompok pun mereka harus menyusun makalah/laporan sesuai dengan sistematika laporan yang telah dijelaskan dan dipresentasikan didepan seluruh siswa dan bapak/ibu guru. Penilaian P5 dilaksanakan pada tanggal 18 Januari 2022, 25 Januari 2022, dan 2 Februari 2023. Kesimpulannya dalam P5 pada Projek kedua berjalan dengan lancar, seluruh siswa juga senang dan antusias karena pengalaman baru juga bagi mereka dalam membuat makanan atau minuman fermentasi. Β Melalui kegiatan P5, siswa-siswi dilatih untuk lebih kreatif, berpikir kritis, mandiri, tangguh dan inovatif. Sehingga melahirkan generasi muda yang memiliki kompetensi global namun tetap memegang teguh nilai-nilai ketimuran sesuai dengan Pancasila.

 

Sebarkan artikel ini