Hai hai Sobat Mardoeta!πŸ™‡πŸ»β€β™€οΈπŸ‘‹πŸ»

Pada tanggal 24-25 April 2026 kemarin, siswa-siswi kelas 7 dan 8 telah sukses mengikuti kegiatan Perjusa. Bagi teman-teman yang belum tahu, Perjusa merupakan singkatan dari Perkemahan Jumat-Sabtu. Kegiatan ini bukan sekadar formalitas untuk mengisi absensi, melainkan wadah untuk melatih dan mengembangkan nilai-nilai positif, seperti kedisiplinan dan kemandirian.

πŸ“ Rangkaian Kegiatan Hari Pertama

Kegiatan Perjusa diawali dengan Upacara Pembukaan yang kemudian dilanjutkan dengan pengarahan (briefing) dari kakak-kakak pembina. πŸ™‡πŸ»β€β™€οΈβ˜πŸ»

Setelah itu, acara berlanjut ke sesi TTG (Teknologi Tepat Guna). Dalam kegiatan ini, setiap regu ditantang untuk membuat kipas angin sederhana yang digerakkan oleh dinamo.

Keseruan berlanjut dengan kegiatan Pos to Pos, yang terdiri dari:

  1. Pos PBB: Melatih kekompakan, kerapian, dan kesigapan setiap regu. 🫑

  2. Pos Permainan: Mengajarkan nilai kejujuran dan kerja sama tim.

  3. Pos KIM: Melatih ketajaman panca indra. Setiap anggota regu diminta menebak aroma dari 10 jenis bumbu dapur dan menuliskannya di kertas yang telah disediakan.

  4. Pos Halang Rintang: Setiap regu diajak melewati berbagai rintangan fisik yang bertujuan melatih keterampilan sekaligus memberikan kegembiraan bagi para siswa. πŸ«‚

Selesai berkegiatan di pos-pos tersebut, siswa-siswi melakukan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) dan latihan regu. Di waktu ini, kami diberikan kesempatan untuk membersihkan diri atau berdiskusi mempersiapkan penampilan untuk Malam Keakraban.

πŸ”₯ Malam Keakraban dan Renungan

Acara dilanjutkan dengan Makan Malam Bersama. 🍽️ Sembari menunggu pembagian konsumsi, suasana hangat tercipta saat siswa-siswi saling bertukar cerita dan bercanda di regu masing-masing. Sebelum menyantap makanan, kegiatan ini dibuka dengan doa syukur kepada Tuhan.

Puncak acara malam hari dimulai ketika kakak pembina mengumpulkan seluruh regu di lapangan untuk Upacara Api Unggun. πŸ”₯ Suasana semakin meriah saat memasuki sesi Malam Keakraban. Setiap regu menampilkan bakat terbaik mereka:

  • Kelas 7: Menampilkan Semaphore Dance.

  • Kelas 8: Menampilkan PBB Variasi.

Sorak-sorai dan tawa memenuhi lapangan sepanjang acara. Sebagai penutup hari, diadakan Renungan Malam. Kakak pembina mengajak seluruh adik-adik untuk bernyanyi, merenung, dan berdoa bersama sebelum akhirnya siswa-siswi dipersilakan untuk beristirahat. πŸ’€

πŸ•―οΈ Kejutan Tengah Malam: Jurit Malam

Tiba-tiba di tengah malam, adik-adik dibangunkan untuk mengikuti kegiatan Jurit Malam. πŸ•―οΈ Dalam simulasi ini, ketua regu bertugas menuntun anggota regunya yang matanya tertutup untuk menyelesaikan misi. Kegiatan ini mengandung pesan moral yang mendalam mengenai kepercayaan dan keberanian. Tanpa rasa percaya kepada rekan setim, misi tersebut mustahil dapat terselesaikan.

β˜€οΈ Hari Kedua dan Penutupan

Pagi harinya, seluruh regu berkumpul di lapangan untuk Senam Pagi bersama. Setelah tubuh terasa segar, siswa-siswi kembali ke kelas untuk MCK dan berganti pakaian. πŸ›

Kegiatan berikutnya adalah sesi Pengetahuan Umum Kepramukaan. Kakak pembina memberikan penjelasan serta kuis yang dijawab dengan antusias oleh para siswa. Setelah itu, rangkaian acara dilanjutkan dengan sarapan bersama yang diawali dengan doa.

Kegiatan Perjusa pun resmi berakhir dengan Upacara Penutupan. Upacara berlangsung dengan khidmat, di mana kakak pembina memberikan pesan dan nasihat untuk masa depan adik-adik sekalian. Sebelum pulang, seluruh siswa bekerja sama membereskan barang, menjaga kebersihan, dan mengembalikan kondisi kelas seperti semula.

Demikian cerita seru selama kegiatan Perjusa kali ini. Bagaimana dengan Sobat Mardoeta lainnya? Apakah kalian punya pengalaman unik atau cerita seru selama mengikuti Perjusa? Yuk, bagikan ceritamu! πŸ€”

Sayonara, Sobat Mardoeta! πŸ‘‹πŸ»

Sebarkan artikel ini