Hai sobat mardoeta!!

Pada tanggal 25-26 April 2025 kita melakukan kegiatan perkemahan Jumat-Sabtu (PERJUSA) di gedung sekolah SMP Strada Santa Maria 2 yang di ikuti bersama siswa/i kelas 7 dan kelas 8. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan antar siswa/i, menanamkan kekompakan, kepercayaan, mandiri, berani, serta bertanggung jawab. Kegiatan ini dimulai pada siang hari dengan kegiatan upacara pembukaan dan dilanjutkan kegiatan mengisi SKU dengan melewati beberapa pos yang telah disediakan dengan didampingi oleh para kakak pembina. Para siswa harus saling bekerja sama dalam melewati pos agar  dapat memiliki poin terbanyak.

Pos-pos yang harus dilewati oleh setiap regu diantaranya adalah:

  1. Pos I = PBB
  2. Pos II = KIM
  3. Pos III = Pionering (Tali-temali)
  4. Pos IV = Sandi morse
  5. Pos V = Bubitu (buta, bisu, tuli)
  6. Pos VI = Dart/ketangkasan

Setelah para siswa mengikuti kegiatan mengisi SKU, mereka diberi waktu untuk melakukan MCK (Makan, Cuci, Kakus selama kurang lebih satu jam)

Menjelang malam hari, para siswa mengikuti kegiatan Api Unggun dan para petugas Upacara Api Unggun mempersiapkan diri untuk menyalakan api unggun. Selesai Upacara Api Unggun, Para siswa di setiap regu menampilkan penampilan pentas seni yang beragam dalam menggunakan semaphore. Malam itu ditutup dengan kegiatan refleksi dan doa bersama. Para siswa di perharuskan untuk tidur disetiap ruangan yang sudah ditentukan bersama regunya.

Menjelang Subuh para siswa di bangunkan untuk mengikuti kegiatan jurit malam. Setiap regu diminta untuk berbaris untuk saling memegang pundak teman di setiap regu masing masing dan menutup matanya menggunakan hasduk kecuali Pinru (Pemimpin Regu). Mereka harus menyusuri rute yang telah diarahkan oleh kakak pembina. Ada beberapa kejadian lucu yang terjadi, seperti cara peserta yang ketakutan saat melewati rintangan. tetapi dapat diketahui kegiatan ini dilakukan bukan hanya sekedar untuk uji nyali maupun seru-seruan saja, tapi kegiatan ini menjadi salah satu cara mereka untuk membangun solidaritas, kebersamaan, kekompakan, dan kepercayaan diantara para siswa, serta bagaimana cara mengatasi rasa takut secara bersama-sama.

Setelah menyelesaikan seluruh rintangan, para siswa diwajibkan untuk tidur di lapangan hingga jurit malam selesai. selesainya para siswa kembali keruangan masing-masing untuk beristirahat hingga pagi. Kegiatan jurit malam ini menjadi momen yang tidak akan terlupakan dan tidak bisa di kembali terjadi lagi dengan regu mereka yang sekarang ini. Keesokan pada hari Sabtu pagi mereka semua dibangunkan untuk mengawali kegiatan mereka dengan senam pagi dan dilanjutkan dengan melakukan operasi semut.

Lalu para siswa di berikan waktu untuk mandi, berganti pakaian, serta merapikan barang-barang mereka dan menyusun ruangan kembali menjadi awak untuk kegiatan belajar kedepannya. Saat hari mulai siang mereka melakukan upacara penutup serta pengumuman lomba dan pembagiaan hadiah

Selanjutnya acara ini ditutup dengan acara foto bersama sebagai kenang-kenangan yang mungkin akan selalu dikenang bersama.

Selamat membaca, semoga bermanfaat!

Salam dan Hormat

Laurensia 8B

Sebarkan artikel ini